Fall in Love Again!

Anda mungkin pernah mengalami kegagalan dalam menjalin hubungan asmara. Ketakutan pada kegagalan hubungan di masa lalu membuat hati menciut. Padahal, kegagalan itu justru bisa dijadikan pelajaran yang berharga. Rasa percaya diri untuk menjalani kehidupan baru membuat Anda sadar untuk tak terjebak melakukan kesalahan itu lagi.

      Ada banyak cara yang bisa dilakukan agar cinta kedua ini jadi yang terakhir dalam hidup Anda. Mulailah dengan bersikap lebih sensitif agar tak jatuh di 'lubang' yang sama. Setelah itu, cobalah menjalankan beberapa ilmu sakti dibawah ini.


CINTA KEDUA JURUS 1 :

Jangan membuat perbandingan

Inilah aturan utama yang harus Anda lakukan dan terapkan segera. Siapa sih yang mau dibanding-bandingkan dengan orang lain? Apalagi dengan orang lain yang dulu pernah menempati posisi yang sama.

     Saat Anda sudah menemukan kekasih baru, jangan langsung dibandingkan dengan pacar lama. Memang betul, pacar lama punya kelebihan (kalau tidak, tentu Anda tidak mau pacaran dengannya, bukan?). Dengan menempatkan pacar baru di level yang sama dengan mantan, berarti Anda masuk ‘arena persaingan’. Ini bukan tindakan yang bijaksana.


CINTA KEDUA JURUS 2 :

No more pressure

Kadang stress yang Anda rasakan bukan berasal dari lingkungan sekitar. Melainkan dari diri sendiri. Ketakutan, trauma dan rasa tak percaya diri ini disebabkan Karena Anda menerapkan target yang terlalu tinggi.

     Anda memang punya hak menentukan standar. Tinggi, rendah atau biasa-biasa saja. Tapi ingat, harus sesuai dengan kemampuan. Kriteria khusus mungkin Anda tetapkan Karena tak ingin disakiti seperti kisah cinta terdahulu. Tapi sadarilah bahwa memberi tekanan pada diri sendiri tak akan membuat Anda bias berfikir jernih. Jika terlalu memaksakan diri untuk selalu meraih hasil terbaik, Anda akan menemui kesulitan menerima kekasih yang kebetulan sedikit di bawah standar yang telah ditetapkan.



CINTA KEDUA JURUS 3 :

Tak selalu harus lewatkan waktu bersama

Anda sudah bukan remaja 17 tahun lagi. Memaksa pacar baru untuk terus menerus melewatkan waktu bersama menunjukkan bahwa Anda belum bisa bertindak dewasa. Saat pertama kali menjalani hari-hari penuh asmara, Anda memang merasa dunia terasa milik berdua (sedang yang lain ‘kontrak’). Tapi terlalu memaksakannya untuk selalu menemani justru akan membuat hubungan jadi ‘sesak’ dan melelahkan si dia.

     Jika Anda menyekap pasangan terlalu kencang hingga ia tak punya waktu lagi untuk bernafas, bukan tak mungkin si dia justru akan melarikan diri. Pacar Anda juga punya hak untuk menghirup sedikit udara segar dan melakukan aktivitas yang disukainya. Hubungan yang dilandasi kepercayaan akan berjalan lebih sehat.


CINTA KEDUA JURUS 4 :

Just the way he/she is

Jangan hanya Karena ia sudah jadi kekasih, Anda boleh punya kuasa penuh atas dirinya. Mulai dari prinsip hidup yang mendasar , hingga hal sepele seperti kegiatan yang disukai, hobi, cara berpakaian. Pengalaman menunjukan bahwa dalam berbagai hal ada banyak perbedaan minat antara pria dan wanita. Meski si dia telah menunjukkan komitmen untuk melewatkan sisa hidupnya bersama Anda, bukan berarti Anda boleh mengubah kepribadiannya agar sesuai yang diharapkan.

CINTA KEDUA JURUS 5 :

Belajar menghargai diri sendiri

Satu hal yang sering dilupakan adalah belajar menghargai diri sendiri. Padahal ini sangat penting dilakukan saat membina hubungan. Jangan memberi kesan kepada si dia bahwa Anda tak memenuhi syarat jadi pendampingnya. Atau sebaliknya Anda bersikap sombong dan menganggap terlalu tinggi untuknya. Dua sisi yang berlainan ini akan cepat meninggalkan kesan dalam dirinya. Lebih baik, bersikaplah dengan wajar. Tunjukkan kepadanya kualitas sebenarnya yang Anda punyai.

CINTA KEDUA JURUS 6 :

Second chance is forever

Anda mungkin merasa beruntung punya kesempatan baru. Tapi tak perlu jadi ekstrim dan menghiasi tubuh dengan tato ‘second love will last forever’. Tato tubuh bersifat abadi, tapi cinta Anda kan belum tentu. Yang penting , Anda harus punya niat tulus untuk menjadikan cinta ini abadi. Ucapkan niat suci Anda dalam hati, dan ulangi beberapa kali jika perlu. Yang penting , Anda menyadari bahwa kesempatan kedua itu tak ternilai harganya.
Labels: Artikel

Terimakasih Telah Membaca Fall in Love Again!. Semoga bermanfaat...!

0 Comment for "Fall in Love Again!"

Back To Top